Ipod Touch 2nd Generation 16gb

Yup, akhirnya setelah lama penantian ipod touch generasi ke dua masuk ke indonesia.. akhirnya.. masih belum masuk-masuk juga sampe saat tulisan ini di buat -_-”, untungnya saya sempet hunting di forum-forum dan akhirnya saya mendapatkanya walaupun dengan harga yg lebih mahal sekitar $50 dari aslinya.. itupun dia harus order dari Australia, huff jd keluarin lagi duit tabungan demi nafsu saya yang satu ini.. >.<.

Setelah saya harus menunggu barang dikirimkan, akhirnya barang tersebut sampai juga, dan setelah saya buka saya sempat kaget, lho mana ni barangnya, karena kotaknya ternyata cukup tipis.. jadi saya kira tidak ada barangnya.. namun saya lebih amaze lagi ketika melihat fisik asli ipod touch ini, sangat tipis dan balutan almunium dibelakang sangat bagus.. tapi saya harus membalutnya dengan case silikon karena plat alumunium ipod sudah terkenal dengan baret-baret atau goresan2.. sayang sekali padahal menurut saya design dari ipod touch ini sangat bagus 5/5..

Untuk performanya juga sangat responsif..kebetulan ipod touch ini adalah produk pertama dari apple yang saya beli, dan sangat memuaskan sekali menurut saya dibanding produk-produk distributor lain, dilihat dari design, performa, kegunaan, serta interaktivitas dari produk ini, sayang harga yang cukup beda jauh ketika masuk ke negara kita ini..

Applikasi yang ditawarkanpun cukup banyak menurut saya, walaupun banyak applikasi - applikasi yang berbayar namun applikasi free tidak kalah menarik. Ketika tulisan ini dibuat saya masi menunggu keluarnya jailbreak atau sejenis tools untuk menghack ipod/iphone yang digunakan agar dapat menjalankan applikasi-applikasi versi petani (membajak sawah)..serta hal-hal lain seperti mengganti tampilan dsb..

berikut sedikit picture serta video unboxingnya.. thx

Ipod Touch 2gIpod Touch 2gIpod Touch 2g

Adobe Creative Suite 4

Waaaah saya sempet terpana waktu jalan-jalan ke web adobe, setelah beberapa hari tidak mengunjungi web itu, tau-tau webnya sudah berganti rupa, dan juga muncul promo dari produk baru mereka yaitu Adobe CS4, dalam hati saya, CS3 saja sudah benar-benar memuaskan, lalu apalagi fitur yang ditambah oleh Adobe?

Mungkin terlihat biasa saja bagi anda, tetapi bagi saya, Adobe CS series, terutama Photoshop, Flash, dan Dreamweaver adalah software wajib dalam PC saya, sekedar info dua software terakhir Flash dan Dreamweaver tadinya adalah software milik macromedia, yang sekarang sudah di akuisisi oleh Adobe. Dengan adanya akuisisi itu saya pribadi jadi merasa banyak sekali kemudahan jika kita menggunakan program tersebut secara bersamaan, seperti drag object yang kita buat dari photoshop ke flash, ato sebaliknya, serta fitur import dan export antar software tersebut.

Kembali ke perilisan seri CS4, saya pribadi sebenarnya belum sempat mencobanya dikarenakan keterbatasan biaya untuk membeli software tersebut hehe :) dimana harga untuk seri Photoshop saja yang extended version mencapai US$999, US$699 untuk versi biasa, namun saya sempat mencari versi petani (yang suka membajak sawah) di internet, namun kebanyakan filenya berupa file palsu, hehe saya sempat mendownload seri Dreamweaver CS4 namun isinya malah file aneh :(, beberapa fitur baru yang ada untuk seri photoshop yang extended version adalah kemampuanya untuk melakukan pewarnaan langsung untuk object 3D, waw saya sempat terkejut, haha apakah akan sama seperti Zbrush salah satu software 3D untuk colloring/painting dll, sayapun tidak tahu karena saya juga tidak berkonsentrasi pada bidang 3D, lebih ke isengers hehe, selain itu masih banyak fitur-fitur lain di CS4 series ini.

Saya pribadi tidak sabar untuk mencoba 3 software utama ini, Photoshop, Flash, dan Dreamweaver yang saya belum sempat baca-baca di web mereka tentang fitur-fitur baru lainya. hehe

Ini sedikit video pada saat peluncuran Adobe CS4

MagicNet MiniSite

Selama liburan kemarin saya mendapat sedikit rejeki, ada beberapa freelance yang saya dapat dari teman-teman maupun orang yang saya kenal, dan akhirnya saya menyelesaikan salah satu dari freelance tersebut, ini adalah salah satunya, sebuah mini site yang dibuat diatas Adobe Flash untuk salah satu ISP (Internet Service Provider) di Jakarta, sebenarnya masi akan ada revisi dari site ini, tetapi revisi yang dilakukan cuma sekedar pergantian artikel saja.

Sebenarnya saya tidak terlalu yakin akan hasil yang akan keluar nanti, menggingat waktu itu ide saya benar-benar lagi kosong, namun pada akhirnya saya sendiri cukup puas dengan hasilnya, begitu juga sang client, alhamdullilah walaupun saya kekurangan ide pada saat itu tapi saya bisa berusaha maksimal untuk membuat minisite ini se-interaktif mungkin.

Terima kasih dimohon kritik dan sarannya :)

Wacom Intuos

Waaah, ini posting pertama saya, karena saya bingung, yuk ikut saya liat-liat mainan baru saya, hihi senangnya , pada akhirnya saya memutuskan untuk membeli graphic tablet ini, pertama karena penasaran, kedua karena kadang saya kesulitan jika ingin membuat sesuatu yang agak detail bila menggunakan mouse.

Jujur pada awalnya saya ragu ketika membeli graphic tablet ini, kenapa? karena takut alat ini jadi mubazir, menggingat harganya yang cukup mengguras kantong bagi anak seumuran saya, dan saya memutuskan untuk membeli alat ini setelah saya mempunyai cukup uang hasil kerja freelance design saya, terima kasih buat Wega dan Bayu dan Pak Erland  yang sudah sering mengasi saya kerjaan.

Lanjut aja ke Wacom ini, saya memilih seri Intuos, dalam produk wacom ini terdapat beberapa seri, yaitu bamboo, bamboo fun, intuos dan seri top of the lines yaitu cintiq, perbedaan dalam bamboo dan intuos yaitu ada pada sensistivitas/presure, lalu intuos mengenali pen tilt atau kemiringan pena, dan masi banyak lagi, namun kedua itu adalah alasan utama saya mengapa saya memilih intuos, biarpun agak sedikit mahal.

Berikut adalah sedikit keisengan saya, hehe tolong jangan dihina, saya memang tidak bisa menggambar manual, jadi ini semua adalah painting dan coloring pertama saya..

Kalau anda suka menggunakan mouse akan terasa sekali perbedaan pada saat kita menggunakan graphic tablet ini, terutama pada saat ada perbedaan tekanan, hal itu sangat membantu sekali jadi kita bisa menyesuaikan warna yang tepat, tapi pada awalnya kita masi butuh penyesuaian, terutama jika anda menggunakan mode tablet disamping mode mouse, karena pada mode tablet, jika anda menyentuh ujung dari area tablet maka kursor akan langsung menuju ujung layar sesuai area tablet, namun jika menggunakan mouse mungkin anda akan lebih muda untuk beradaptasi, karena penggunaanya sama/mirip dengan mouse/ mousepad pada laptop.

Walaupun akhir2 ini saya masi belum menggunakan graphic tablet  ini, dikarenakan saya sekarang lebih banyak berkutik dengan coding jadi saya masi belum terlalu mahir menggunakan alat ini, tapi bagi saya ini suatu investasi yang cukup baik apalagi jika saya ingin serius di bidang grafis ini, terima kasih

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!